Kembali ke petaMetodologi PKPRBValidasi

Versi beku IRBI 2025 · Workshop KoNTekS 20 · 23 Oktober 2026 · P2MI Multidisiplin FTSL ITB

Peta Keselarasan Pendidikan dan Risiko Bencana

PKPRB memetakan keselarasan antara risiko bencana provinsi dan dukungan perguruan tinggi (prodi, pusat studi, pengabdian terlembaga). Bukan peta kesiapan BPBD, stok insinyur, atau mutu lulusan di lapangan.

Template data

204 prodi, 17 pusat, IRBI 2025.

Unduh .xlsx

Metodologi Word

Rumus, cap, batas klaim.

Unduh .docx

Validasi

Form workshop: kirim isian; fasilitator unduh JSON.

Isi & kirim →

Cara membaca peta

  • Risiko / Bahaya — bergantung filter. Komposit: indeks resmi IRBI 2025 tingkat provinsi (buku InaRISK), cap tampilan 250. Gempabumi, tsunami, banjir, tanah longsor, likuefaksi: rata-rata skor kabupaten pada tabel ancaman yang sama, cap 40. Dua skala ini tidak dibanding silang. Gunung api dan karhutla tidak ada di filter.
  • Pendidikan — 1–10 dari ln(1 + kapasitas). Kapasitas = Σ skor prodi + pusat + kepakaran (bendera PkM) + spillover.
  • Keselarasan — matriks 3×3 tertil risiko (sesuai filter) × tertil pendidikan di 38 provinsi. Label: Senjang, Selaras, Berlebih, Relevan, Menengah.
  • Historis — 1–10 dari ln(1 + korban jiwa absolut) sejak 2000 (katalog kurasi, bukan DIBI). Cap ln(1+5000).
  • Pusat — massa pusat studi + kepakaran di provinsi itu, tanpa prodi dan tanpa spillover.
  • Respons — 3×3 historis × pusat: responsif, antisipatif, tidak melembaga, belum terespons, menengah.

Dari mana angka risiko

Buku IRBI 2025 tidak menerbitkan skor ancaman tingkat provinsi. Yang resmi di 38 provinsi hanya komposit. Per jenis ancaman, BNPB merilis peringkat kabupaten (hlm. 212–375).

PKPRB merangkum tiap ancaman sebagai rata-rata sederhana skor kabupaten yang tertulis di tabel itu. Bukan maksimum, bukan tertimbang penduduk. Kabupaten yang tidak muncul di tabel tidak masuk pembagi. Provinsi tanpa satu baris pun = 0 (contoh: tsunami di DIY). Nol berarti “tidak ada baris”, bukan sertifikat aman. Gunung api dan karhutla tetap ada di tabel sumber dan di jawaban kuesioner, tetapi tidak dipakai sebagai filter peta.

Filter juga mengubah matriks bobot disiplin, kecocokan bahaya pusat studi, dan daftar peristiwa historis. Angka per ancaman (kira-kira 0–33) dan komposit (57–231) memakai cap berbeda agar warna tidak tertelan.

Versi bobot V0 dan V1

Peta punya dua matriks disiplin × bahaya. Pilihan bawaan adalah V0. Mengganti versi hanya mengubah bobot disiplin. Jenjang, akreditasi, pusat, kepakaran, dan spillover tidak ikut berganti.

V0 Bawaan adalah prior yang sudah dipakai peta (berkas src/lib/weights.ts). Angka ini tidak diubah oleh jawaban validator.

V1 Tervalidasi (24 validator, dibekukan 23 Okt 2026 17.02 WIB). Sumbernya berkas statis src/data/v1-beku-20261023.json, waktu beku 23 Okt 2026 17.02 WIB (2026-10-23T17:02:00+07:00). Peta tidak membaca agregasi secara langsung.

Aturan penggantian, sama dengan ambang agregasi kuesioner: pada gempabumi, tsunami, banjir, tanah longsor, likuefaksi, dan komposit, sel diganti median validator hanya bila selisih absolut median terhadap nilai bawaan mencapai atau melewati 0,125. Selisih di bawah ambang itu tetap V0, walaupun mediannya tidak sama persis dengan bawaan. Gunung api dan karhutla tidak diganti dan tidak masuk filter. Komposit mengikuti aturan yang sama; pada beku ini tidak ada sel komposit yang lolos ambang.

Dua belas sel yang berubah, semuanya usul naik:

BahayaDisiplinV0V1
GempabumiTeknik Lingkungan0,250,5
GempabumiTeknik Kelautan0,250,375
GempabumiKebencanaan0,851
TsunamiArsitektur0,350,5
TsunamiMultidisiplin0,750,875
BanjirTeknik Geologi0,350,5
BanjirTeknik Kelautan0,350,5
Tanah longsorArsitektur0,250,5
Tanah longsorTeknik Kelautan0,150,5
LikuefaksiPlanologi (PWK)0,350,5
LikuefaksiTeknik Lingkungan0,20,35
LikuefaksiMultidisiplin0,550,75

Label Keselarasan dihitung untuk kedua versi dengan parameter lain yang sedang dipakai. Provinsi yang labelnya berbeda pada filter bahaya yang aktif ditandai sensitif, di peta dan di panel provinsi. Panel menampilkan label V0 dan V1 sekaligus.

Ringkasan rumus

1. Skor prodi = bobot disiplin dari versi yang dipilih (V0 atau V1) × bobot jenjang × bobot akreditasi. Hanya IABEE General Accreditation (GA) = Internasional, dan tidak ditumpuk dengan peringkat BAN-PT/LAM. IABEE Provisional Accreditation (PA) bukan akreditasi; prodi PA dinilai dari peringkat BAN-PT/LAM-nya.

2. Pusat = bobot pusat × kematangan (anchor 1,35 / PUI 1,20 / standard 1,00) × jejaring nasional 1,20 × kecocokan bahaya (1,00 atau 0,20).

3. Kepakaran = bobot kepakaran × bendera PkM pada baris pusat. Lembar 04 (aktivitas layanan) ditunda.

4. Spillover mengikuti akreditasi institusi. Kolam sepulau / nasional dibagi rata, tidak digandakan.

5. Tertil 33% / 67% di antara 38 provinsi, dihitung ulang setiap filter.

Isi basis saat ini

  • 38 komposit IRBI 2025 resmi; cap 250.
  • Filter peta: komposit dan lima bahaya (gempa, tsunami, banjir, longsor, likuefaksi), masing-masing rata-rata kabupaten IRBI 2025 (gempa 514 kab, tsunami ~271, banjir 510, longsor 455, likuefaksi 514). Tabel gunung api (130 kab) dan karhutla (467) tetap tersimpan, tidak dipakai sebagai filter.
  • 204 program studi (BAN-PT / SAKTI / IABEE / laman PT).
  • 17 pusat studi bernama; kepakaran = bendera PkM.
  • 50 peristiwa historis dengan korban jiwa, termasuk Flores 2026.

Batas klaim

Rata-rata kabupaten adalah ringkasan PKPRB, bukan angka resmi provinsi BNPB. Jangan mengutip “IRBI gempa Provinsi Aceh = 22,23” sebagai terbitan BNPB. V0 adalah prior, bukan regresi. V1 hanya mengganti sel yang lolos ambang 0,125 pada lima bahaya filter dan komposit. Inventaris bukan direktori lengkap. Historis bukan DIBI.